1, Misteri Bahan Kristal Cair
Inti dari tampilan layar LCD terletak pada bahan kristal cairnya yang unik. Kristal cair adalah wujud zat antara cair dan padat, yang memiliki fluiditas cair dan susunan molekul padat yang teratur. Karakteristik ini memungkinkan molekul kristal cair mengubah arah penyelarasannya di bawah pengaruh medan listrik eksternal, sehingga mempengaruhi jalur rambat cahaya.
Bahan kristal cair yang digunakan pada layar LCD biasanya memiliki efek birefringence dan elektro-optik. Birefringence berarti molekul kristal cair memiliki indeks bias yang berbeda untuk gelombang cahaya dalam arah yang berbeda, yang menyebabkan cahaya dibelokkan atau dihamburkan ketika melewati lapisan kristal cair. Efek elektro-optik mengacu pada fakta bahwa sifat optik (seperti indeks bias) molekul kristal cair berubah seiring dengan medan listrik eksternal, yang merupakan kunci untuk mencapai tampilan LCD.
2, Peran cahaya dan filter terpolarisasi
Untuk memanfaatkan karakteristik bahan kristal cair untuk mencapai fungsi tampilan, dua komponen penting, cahaya terpolarisasi dan filter, diperkenalkan pada layar LCD.
Pertama, cahaya yang dipancarkan oleh sumber cahaya melewati polarizer pertama dan menjadi cahaya terpolarisasi linier dalam satu arah. Cahaya terpolarisasi linier ini kemudian melewati lapisan kristal cair. Pada lapisan kristal cair, susunan molekul kristal cair dipengaruhi oleh sinyal kendali rangkaian. Ketika molekul kristal cair berada dalam keadaan susunan yang berbeda, indeks biasnya terhadap cahaya terpolarisasi juga berubah, sehingga mengubah sudut defleksi cahaya atau hamburannya.
Selanjutnya cahaya yang diproses oleh lapisan kristal cair akan mencapai polarizer kedua (analyzer). Arah polarisasi alat analisa tegak lurus dengan arah polarizer, artinya hanya cahaya dengan arah polarisasi yang sama dengan alat analisa yang dapat melewatinya. Oleh karena itu, ketika pembelokan atau hamburan cahaya oleh molekul kristal cair membuat cahaya tidak mungkin sesuai dengan arah polarisasi alat analisa, cahaya akan diserap atau dipantulkan, dan gambar tampak tidak dapat terbentuk.
3, Kontrol Sirkuit dan Array Piksel
Untuk mencapai tampilan gambar, layar LCD juga memerlukan sistem kontrol sirkuit yang kompleks untuk mengontrol secara akurat susunan molekul kristal cair pada setiap titik piksel. Sistem ini biasanya mencakup susunan piksel, sirkuit kontrol, dan sirkuit berbasis data.
Array piksel terdiri dari sejumlah besar piksel kecil, yang masing-masing berisi sel kristal cair dan satu atau lebih saklar transistor. Sakelar transistor ini menerima sinyal dari rangkaian berbasis data melalui rangkaian kontrol, dan mengubah besaran dan arah tegangan melintasi sel kristal cair sesuai dengan kandungan sinyal, sehingga mengontrol keadaan susunan molekul kristal cair.
Sirkuit kontrol bertanggung jawab untuk mengoordinasikan pekerjaan antara sirkuit berbasis data dan susunan piksel. Ini menghasilkan sinyal kontrol dan sinyal data yang sesuai berdasarkan sinyal gambar masukan, dan mengirimkannya ke sirkuit berbasis data. Sirkuit berbasis data menggerakkan saklar transistor dalam susunan piksel berdasarkan sinyal yang diterima, sehingga mencapai kontrol yang tepat atas susunan molekul kristal cair.
https://www.tftlcdfactory.com/lcd/industrial-control-lcd-display/digiten-water-flow-control-meter-lcd.html